Sebanyak 21 pemangku kepentingan pendidikan dari Pemerintah Daerah, Satuan Pendidikan Masyarakat, Komunitas Masyarakat dan Pegiat Literasi di Indonesia berlomba untuk menerima penghargaan dari Kemendikbudristek saat Peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) Tahun 2021.

Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus, Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Kemdikbudristek menyelenggarakan Festival Pendidikan Kesetaraan (Festival Setara) yang merupakan apresiasi kepada penyelenggara, pamong, tutor, peserta didik serta alumni Pendidikan Kesetaraan dalam bentuk melalui berbagai jenis lomba.

“Pendaftaran Lomba dibuka mulai 15 Juli – 15 Agustus 2021 melalui laman festivalsetara.com Jadikan festival ini momentum untuk menunjukkan Pendidikan Kesetaraan yang Berkualitas dan Bermartabat,” ujar Direktur Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus (PMPK), Dr Samto dalam Buku Panduan Festival Kesetaraan.

Alwihaz Zerra Ramadhan, yang sering dipanggil Kak Alwi seorang Tutor dan Staff Skill and Development tingkat SMP Homeschooling Kak Seto.  Kak Alwi berhasil menciptakan kreasi logo Kreasi Logo Kesetaraan Berkualitas dan Bermartabat dalam rangka Festival Pendidikan Kesetaraan pendukung Hari Aksara Internasional.

Kak Alwi mengungkapkan, logo tersebut terinspirasi dari berbagai riset yang fokus ke pembuatan karya dan risetnya. Hal ini karena riset bagi seorang desainer sangat penting yang dilakukannya sendiri. Tak cuma itu, kreasi ciptaannya tersebut berhasil memenangkan juara Harapan 1 di Festival Pendidikan Kesetaraan pendukung Hari Aksara Internasional dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset Kekayaan Intelektual Kemenkumham RI.

“Produk yang sedang saya kreasikan saat ini adalah logo yang berfilosofi simpel, elegan, agar mudah diaplikasikan berbagai media, dan tentu agar mudah diingat oleh khalayak dalam rangka mengenalkan branding Pendidikan Kesetaraan ini. Sisi tajam dalam logo ini menggambarkan pergerakan dan tujuan pendidikan Kesetaraan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.  Pada Logo ini terdapat gambar buku yang menggambarkan pendidikan. Selain itu, terdapat checklist atau centang untuk menggambarkan pendidikan kesetaraan yang berkualitas, ditambah unsur sisi yang tajam dan tegas untuk menggambarkan pendidikan kesetaraan yang bermartabat dan terakhir pada logo ini juga terdapat unsur tulisan Pendidikan Kesetaraan Berkualitas dan Bermartabat untuk menggambarkan pendidikan kesetaran yang bermartabat.” tutur Kak Alwi

“Pendaftaran Lomba dibuka mulai 15 Juli – 15 Agustus 2021 melalui laman festivalsetara.com Jadikan festival ini momentum untuk menunjukkan Pendidikan Kesetaraan yang Berkualitas dan Bermartabat,” ujar Direktur Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus (PMPK), Dr Samto dalam Buku Panduan Festival Kesetaraan.”

Kak Alwi juga menceritakan motivasinya dalam mengikuti lomba, yaitu ingin mencoba perlombaan tingkat yang lebih tinggi atau berskala nasional. 

“Pada awalnya saya lihat ada lomba Festival Pendidikan Kesetaraan, cuma yang lebih difokuskan adalah lomba untuk tutor. Lalu,  saya coba lihat juknisnya, ternyata ada lomba desain, saya lalu tertarik dan akhirnya mencoba untuk ikut. Selain itu, motivasi saya mengikuti perlombaan ini karena saya selalu menang lomba internal yang diadakan oleh  Tim Sekolah Kak Seto, baik itu poster maupun video. Akan  tetapi, kebanyakan lomba yang saya ikuti sebagai perwakilan tim, lomba untuk individu tidak banyak saat itu. Jadi, saya coba untuk lomba individu di tingkat yang lebih tinggi yaitu tingkat nasional. “ ucap Kak Alwi.

Selanjutnya Kak Alwi juga menceritakan bahwa saat mencoba ikut lomba, tidak berharap juara atau apapun, jadi perasaannya biasa saja dan tidak ada yang menjadi kendala yang berarti pada saat lomba.

Dari hasil yang ia raih dari perlombaan ini dari perlombaan ini Kak Alwi merasa #Jadi Bisa lebih percaya diri saat mengajar Talent Class DKV di Sekolah Kak Seto.